Sunday, 1 April 2012

Hebatnya anak yang soleh.. .

Diriwayatkan oleh al Yafie dan tertulis dalam kitab Irsyadul Ibad..

Pada suatu hari,Allah swt mewahyukan kepada nabi Sulaman a.s supaya pergi ke sebuah pantai dan disana baginda akan melihat satu keajaiban.. .

Nabi Sulaman a.s segera memenuhi perintah tuhannya dan menuju kepantai yang diarahkan dengan dikawal oleh bangsa jin dan manusia..
sampai sahaja di pantai,baginda menoleh ke kiri dan ke kanan tetapi tidak menemukan sesuatupun.
baginda menyuruh jin Ifrit untuk menyelam ke dasar lautan"menyelamlah engkau ke sana dan bawa ke mari apa yang patut engkau bawa"
Ifrit segera memenuhi perintah Nabi Sulaiman a.s dan menyelam ke dasar laut sehingga beberapa waktu..
 setelah kembali,ia berkata:"wahai nabi Allah,sesungguhnya aku telah jauh menyelusuri dasar lautl. tetapi,aku tidak mampu menembus bahagian dalamnya dan juga tidak melihat ada sesuatu yang istimewa disana.." 
  Nabi Sulaiman berkata kepada jin Ifrit yg lain : "menyelamlah engkau ke dasar laut dan baawa kemari apa yang sanggup engkau temukan "
Ifrit tersebut segera menyelam dan ternyata dia juga tidak menemukan suatu pun..kemudian ,baginda meminta Ashif bin Barkhaya,perdana menteri kerajaannya untuk menyelam.
Kemudian,dai muncul ke permukaan air dgn membawa sebuah kubah bewarna putih yang diperbuat daripada batu kapur yang keras.
Kubah itu mempunyai empat pintu yang diperbuat daripada mutiara,yakut,intan dan yang keempat diperbuat daripada zarbajad bewarna hijau.semua pintu masuk tertutup rapat dan tiada setitis air pun yang masuk.

Kubah itu kemudian diletakkan di hadapan baginda..sesaat kemudian salah satu pintunya terbuka dan baginda melihat seorang pemuda yang sedang solat dengan mengenakan pakaian yang bagus dan bersih.
Nabi Sulaiman masuk kedalam kubah seraya menyampaikan salam dan bertanya.:"hai anak muda,mengapa kamu tinggal di dasar laut yang amat dalam..?
pemuda itu menjawab:"wahai nabi Allah,sesungguhnya aku pernah mempunyai ayah yang lumpuh dan ibuku buta.Aku menetapkan hati untuk berbakti kepada mereka berdua dan ianya berlanjutan selama 70 tahun."

menjelang kematian ibuku,ibuku berdoa: "ya Allah,panjangkanlah usia puteraku dalam mengerjakan ketaatan kepadaMu.. "
menjelang kematian ayahku pula,ayahku berdoa: "ya Allah,tempatkanlah puteraku ditempat yang tidak terjamah dek syaitan"
          suatu hari aku berjalan-jalan di pantai dan kemudian terlihat sebuat kubah,lalu aku masuk kedalamnya hanya sekadar untuk melihat keadaan di dalam nya.
tiba-tiba,malaikat datang lalu membawa kubah itu,sementara aku masih didalamnya.sampai di laut lepas,kubah itu dilepaskan sehingga masuk ke dasar laut.


Nabi Sulaiman bertanya: "pada zaman siapa kamu datang ke pantai itu..?
pada zaman Nabi Ibrahim a.s.,jawabnya.. .

Nabi Sulaiman mencongak dalam hitungan tarikh dan ternyata terlalu lamanya pemuda itu tinggal di dasar laut yang mencecah 2,400 tahun sama jarak dengan waktu antara Nabi Ibrahim a.s dengan baginda Nabi Sulaiman a.s..
Nabi Sulaiman melanjutkan pertanyaannya: "selama kamu tinggal di dalam laut,bagaimana makan dan minummu?"
wahai nabi Allah,setiap hari akan ada seekor burung yang berbulu hijau datang kepadaku. diparuhnya terdapat sesuatu yang bewarna kuning,setiap makanan terasa lazat dan hilang rasa lapar dan dahaga,bahkan tidak terasa udara panas dan badanku terasa lebih segar.
Nabi Sulaiman kemudiannya berkata: "apakah kamu berminat tinggal bersamaku atau kembali ke dasar laut yang telah menjadi tempatmu itu..?
    aku akan kembali sahaja ke tempat asalku wahai nabi Allah..
jika begitu,kembalikan dia bersama kubahnya ke tempatnya semula,wahai asyif,lanjut Nabi Sulaiman.
Nabi Sulaiman kemudian berpaling kepada pengikutnya seraya berkata : "nah,perhatikanlah bagaimana jika Allah telah kabulkan doa kedua orang tua,maka,hindarkanlah dirimu daripada sikap menderhakai keduanya."